Posts Feed
Comments Feed

Perpustakaan Dan Ika Unair Kembangkan Perpustakaan Pondok Pesantren Al-Qodir, Sleman-YOGYAKARTA

 img_1015.JPG

Makalah :

perpus-pesantren.pdf

Suasana yang sejuk dan gedung yang sederhana, itulah kesan pertama ketika rombongan Perpustakaan Universitas Airlangga (Unair) menapaki Pondok Pesantren Salafiyah Al-Qodir. Bukan tanpa tujuan Perpustakaan Unair mengunjungi Pondok Pesantren tersebut, melainkan membawa misi Universitas Airlangga dan Ikatan Alumni Universitas Airlangga untuk menyumbangkan buku dan memberikan pelatihan tentang pengelolaan perpustakaan.

Kegiatan yang dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu (17-18/11) ini, merupakan kelanjutan dari program Universitas Airlangga setahun yang lalu yang juga menyumbangkan buku dan laptop untuk pondok pesantren tersebut. Mangestuti Agil selaku kepala Perpustakaan mengatakan “ program ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Universitas Airlangga yang dilakukan pada tahun lalu, yang menyerahkan sepasang sapi perah kepada masyarakat korban bencana gunung berapi, selain itu juga menyumbangkan buku dan sebuah laptop, sehingga koleksi tersebut belum terolah. Kali ini buku yang disumbangkan sudah terolah dan nantinya akan diajarkan kepada pengelola perpustakaan Pondok Pesantren tersebut bagaimana mengolah koleksi, dengan harapan kalau nanti kita bina akan berkesinambungan”.

No Comments »

E-book untuk metode mengajar

Pada Bulan November 2013, Perpustakaan Universitas Airlangga mendapatkan file E-Book Bahasa Inggris dari dosen FIB yaitu Bpk. Endi Lastiyo.

Sehubungan dengan metode Mengajar Baru dalam bahasa inggris yaitu EXTENSIVE READING, dimana focus utamanya adalah untuk meningkatkan minat bacaa mahasiswa maka E-Book ini akan sangat bermanfaat.Buku-buku tersebut terdiri atas beberapa level, dimana mahasiswa tidak merasa terpaksa untuk membaca. Sehingga harapannya mahasiswa akan mendapatkan kosakata baru.

contoh : ebook-perpust.pdf

No Comments »

Perpus Unair mendukung lomba PIMNAS

 img_0956.JPG3 Mahasiswi dari FKG, nampak serius berada di ruang E-Library Perpustakaan Universitas Airlangga. Mereka ternyata sedang menyelesaikan lomba PKM (Program Kreativitas mahasiswa). Jurnal yang akan diteliti nantinya akan diikutkan pada lomba di PIMNAS.Ke-3 mahasiswi tersebut juga berkonsultasi dengan petugas yang ada di ruang E-Library Perpustakaan Kampus A Universitas Airlangga mengenai cara penelusuran jurnal, dll.

contoh jurnal :

contoh-jurnal-mahasiswa-pimnas.pdf

 

No Comments »

Presentasi Open Journal System

img_0963.JPG

lima-langkah-setup-jurnal-ojs.pdf

Dalam rangka sosialisasi OJS (Open Journal Systems) Dirjen DIKTI bersama semua Perguruan Tinggi dalam hal ini Universitas Airlangga mulai memperkenalkan software open source journal. Kegiatan yang dilakukan oleh tim TPJ Unair dilaksanakan tanggal 30 Oktober 2013 bertempat di Student Centre. Tahap awal diperkenalkan dulu tampilan dari OJS kemudian 5 langkah dalam settting jurnal di OJS.

Dirjen dikti berharap pada tahun 2016, semua jurnal sudah bisa diakses secara online. sehingga oleh dikti diberikan wadah atau rumah buat menampung jurnal tersebut. diharapkan semua dosen yang akan akreditasi akan dicek apakah dia sudah pernah menulis jurnal atau tidak.

OJS (open  journal system) adalah sebuah software berbasis open source yang digunakan untuk publikasi jurnal-jurnal penelitian suatu instansi , perguruan tinggi atau yang lainya.  OJS dikembangkan oleh komunitas The Public Knowledge Project (PKP) dan didedikasikan untuk meningkatkan kualitas penelitian dan riset dari masyarakat ilmiah dan umum. Operasi ini merupakan hasil kerjasama antara Simon Fraser University Library, School of Education at Stanford University, the Canadian Centre for Studies in Publishing at Simon Fraser University, the University of Pittsburgh, dan the California Digital Library. (Sumber: http://pkp.sfu.ca/about )

No Comments »

Tipe Sikap Orang terhadap Perpustakaan

Sesungguhnya ada beberapa tipe sikap orang terhadap Perpustakaan. Bila kita cermati tipe orang-orang itu antara lain sebagai berikut :

1. Dia tahu dan peduli terhadap perpustakaan, tipe orang demikian inilah yang bisa dibilang care terhadap diri sendiri dan generasi penerus. Mengapa ?, dengan tahu dan kepedulian dia terhadap semua komponen yang ada di perpustakaan, khususnya koleksi, selain ilmu yang dia dapatkan dari membaca di perpustakaan, dia (pasti) akan menularkan ilmunya itu kepada generasi selanjutnya. Dengan begitu dia termasuk sudah melestarikan adanya perpustakaan dan memanfaatkannya untuk kepentingan bersama. Tipe orang inilah yang tahu, bahwa dari perpustakaanlah bisa dihasilkan orang-orang berkualitas.

2. Dia tahu dan tidak peduli terhadap perpustakaan, tipe orang ini yang bisa dibilang antipati terhadap perpustakaan. Dia sudah mengetahui bahwa ada perpustakaan di sekitarnya dan perpustakaan itu sendiri banyak yang menggunakan, tetapi masih perlu penataan ulang dengan tujuan agar users perpustakaan lebih merasa nyaman dan akan lebih banyak lagi yang datang mengunjunginya. Tetapi dia tidak mau tahu dengan apapun kondisi dan situasi perpustakaan. Perpustakaan ? .. “Emang Gue Pikirin“ telah tertanam dalam dirinya.

3. Dia tidak tahu dan tidak peduli terhadap perpustakaan, tipe orang ini boleh dikata belum pernah, bahkan dia tak tahu kalau ada perpustakaan di sekitarnya. Pun ada banyak kemungkinan bila dia tahu kalau di dekatnya ada perpustakaan, dia akan menggunakannya ataupun justru sebaliknya seperti beberapa tipe orang di atas.

4. Dia tidak tahu tapi peduli perpustakaan, tipe orang inilah yang bisa disebut sebagai kolega-nya para pengelola perpustakaan. Sebab dari dialah perpustakaan bisa mendapatkan improvement support, baik secara material maupun non-material. Dia tidak tahu perpustakaan itu seperti apa, baik lokasi maupun ilmu perpustakaan itu sendiri, namun dia sangat mendukung dan sangat ingin membantu pengembangan perpustakaan.

Nah, tergolong tipe orang yang manakah Anda ?

No Comments »

Bisnis kamu Spesial bersama para wirausahawan muda

Program “Bisnis kamu spesial” merupakan bagian dari program bisnis kamu, dimana untuk program ini khusus di bulan ini. Program ini merupakan persembahan Asrama Bhinneka Tunggal Ika bekerja sama dengan Perpustakaan Universitas Airlangga dan American Corner Unair. Asrama yang terletak di jalan Raya Mulyosari adalah asrama bagi mahasiswa yang sedang studi di Surabaya dan khusus untuk pria.

“Bisnis Kamu Spesial” diadakan di Ruang Publik Perpustakaan kampus B Unair pada hari Jumat, 7 Desember 2012. Program ini merupakan program khusus karena dihadiri oleh dua wirausahawan muda yaitu Dimas habibie (Pemilik Nasi Oishi), dan Rian Kurniawan (Pemilik Bunarendang). Pembicara pertama yaitu Dimas Habibie, bercerita tentang kisahnya menemukan atau membuat nasi oishi. Pertama kali Dimas memiliki ide untuk membuat nasi yang simple dan mudah untuk dimakan. Maka tercetuslah ide untuk membuat nasi oishi. Nasi oishi adalah nasi kepal yang di dalamnya berisi ayam suwir atau daging suwir. Modal utama dari usahanya berasal dari uang sakunya yang disisihkannya.

Rian Kurniawan, pemilik bunarendang yang merupakan mahasiswa ITS ini juga memiliki ide yang hampir sama dengan Dimas, akan tetapi bunarendang berkonsep nasi burger yang berisi rendang. Rian melihat mobilitas warga Surabaya yang cukup tinggi yang membuatnya memiliki ide untuk membuat bunarendang.

No Comments »

Allah Memberikan Yang Terbaik Untuk Kita

yang-terbaik.jpg

Direktur Sistem Informasi (DSI) Universitas Airlangga, melalui suratnya Nomor : 339/H3.7/LL/2012, tertanggal 22 Nopember 2012 mengumumkan pemberian penghargaan dan predikat WEB dan BLOG Terbaik Se-Universitas Airlangga. Dalam surat tersebut web blog saya adi08.blog.unair.ac.id dinyatakan sebagai Blog Terbaik ke-3.

Bagaikan air yang terus mengalir dari tempat yang tinggi menuju tempat yang rendah, maka demikianlah hidup manusia akan terus mengalir menjelajahi waktu. kita tidak tahu seperti apa dan bagaimana kita menjalani hidup, namun kita tetap harus sadar dan optimis, bahwa hidup ini adalah sebuah anugerah dari Allah, dan selayaknya kita syukuri serta berpandangan positif terhadap segala ketentuan yang telah Allah tetapkan.

Bahwa sesungguhnya rahmat Allah itu luas, adalah hal yang semestinya kita syukuri. jikapun kemudian Allah menunda memberikan hal yang kita minta kepadanya, tetaplah berpikir positif dan jangan putus asa. bukankah sesungguhnya Allah memberikan apa yang kita perlukan, bukan yang kita inginkan.

Mungkin Allah perlu melihat kesungguhan kita dalam berusaha. dan ketika kita menjalani ketetapannya, selayaknya kita selalu berpikir positif bahwa Allah memberikan yang terbaik untuk kita, dan tetaplah rasa syukur itu kita panjatkan kepadanya.

 pengumuman-blog-terbaik-unair-tahun-2012.pdf

No Comments »

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA MENUJU HYBRID LIBRARY IMPIAN

Mungkin bagi kita di Indonesia, istilah perpustakaan hibrida masih asing terdengar di telinga kita bila dibandingkan dengan istilah perpustakaan elektronik. Kita lebih sering mengenal istilah hibrida dalam bidang pertanian, khususnya tanaman, seperti kelapa hibrida. Padahal istilah tersebut sudah diperkenalkan sekitar sepuluh tahun yang lalu, tepatnya tahun 1998 oleh Chris Rusbridge. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan perpustakaan hibrida itu sendiri? Menurut beberapa sumber, seperti Rusbridge (1998); Breaks (2001) Oppenheim (2007); dan Wikipedia (2007); perpustakaan hibrida merupakan perpaduan antara perpustakaan konvensional dengan perpustakaan elektronik atau digital, dimana sumber-sumber informasi elektronis dan tercetak digunakan untuk mendukung satu dengan yang lainnya. Dengan kata lain, perpustakaan hibrida merupakan titik tengah antara perpustakaan tradisional dengan perpustakaan elektronik. Namun, pendapat ini terpecah menjadi dua, dimana satu pihak beranggapan bahwa perpustakaan hibrida hanya merupakan model pengembangan perpustakaan masa depan, sedangkan pihak lain beranggapan bahwa perpustakaan jenis ini merupakan tahap transisi sebelum suatu perpustakaan mengembangkan perpustakaan elektronik. Istilah perpustakaan hibrida lebih ditujukan pada cara perpustakaan melaksanakan fungsinya di masa yang akan datang, seperti yang banyak dilakukan oleh Negara-negara berkembang. Perpustakaan jenis ini dapat dikembangkan pada tingkat local, nasional, maupun internasional. Bahkan satu perpustakaan dapat berperan dalam tingkatan tersebut. Sebenarnya apabila dilihat, perpustakaan perguruan tinggi saat ini secara tidak sadar dan langsung telah mengembangkan sebuah konsep perpustakaan ini. Hanya saja hal itu masih kurang terasa dan terlihat berdiri sendiri-sendiri.

Konsep perpustakaan hybrid ini tidak bisa dipisahkan. Artinya antara pengembangan resources dalam bentuk “tradisional” juga harus seimbang dan dipadukan dengan pengembangan resources “digital/ elektronik”. Dalam beberapa sumber disebutkan bahwa perpustakaan harus dapat memadukan antara sumber-sumber yang berupa buku dengan sumber-sumber yang dapat diakses secara elektronik/digital. Perpustakaan harus mengembangkan sebuah konsep layanan informasi yang terintegrasi. Jadi dalam perpustakaan hybrid ini, pengguna selain memanfaatkan koleksi yang tercetak juga dapat memanfaatkan koleksi yang dapat diakses secara elektronik atau virtual, baik melalui jaringan lokal maupun jaringan internet. Ada sinergitas antara koleksi tercetak dengan elektronik atau virtual, artinya konsep tradisional dan elektronik kedudukannya saling melengkapi satu dengan lainnya, tidak terpisah dan terintegrasi. Perpustakaan perguruan tinggi ke depan harus dapat menerapkan konsep perpustakaan hybrid ini secara lebih “benar” sehingga pengembangan perpustakaan lebih terarah dan tidak berdiri sendiri-sendiri dan terkesan hanya mengikuti trend belaka. Continue Reading »

No Comments »

Perpustakaan Ideal Dambaan Mahasiswa

Mendirikan suatu perpustakaan seperti yang kita cita-citakan tidaklah seperti orang membalikkan telapak tangan. Dinegara-negara yang sudah maju, perpustakaan merupakan cermin kemajuan masyarakatnya, karena itu menunjukkan perpustakaan adalah bagian dari kebutuhan hidup sehari-hari. Eksistensi dan perhatian masyarakat terhadap perpustakaan dinegara-negara berkembang masih sangat terbatas. Mencita-citakan suatu perpustakaan yang ideal merupakan cita-cita yang mulia karena bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.

Perpustakaan menjadi ideal manakala bisa dimanfaatkan secara penuh oleh masyarakat yang berada di sekitarnya, dalam hal ini mahasiswa di kampus. Diharapkan, perpustakaan menjadi tempat acuan dan tujuan utama bagi mahasiswa maupun civitas akademika yang lain dalam menyelesaikan rutinitas yang setiap hari menuntut keseriusan untuk menyelesaikannya. Kenyamanan dalam menggunakan fasilitas yang ada sangat diutamakan.

Saat ini perpustakaan Kampus B UNAIR sendiri sudah mengalami banyak kemajuan dan perkembangan yang lebih baik untuk menuju perpustakaan ideal yang dicita-citakan. Namun, upaya perbaikan dan pengembangan menuju yang lebih baik harus terus dilakukan. Untuk membangun suatu perpustakaan yang ideal, tentunya membutuhkan strategi. Kenyamanan dalam menggunakan fasilitas yang ada sangat diutamakan. Suasana yang nyaman, tidak kaku menjadi salah satu dambaan dari pengunjung perpustakaan. Perpustakaan diharapkan tidak hanya sebagai tempat untuk membaca, tapi merupakan tempat yang nyaman untuk diskusi bagi para mahasiswa maupun civitas akademik yang lain dalam menyelesaikan rutinitas hariannya. Menjadi tempat favorit ataupun tujuan utama bagi mahasiswa yang sedang suntuk mengerjakan segala macam tugas dan rutinitas, sehingga saat berada di perpustakaan yang nyaman, tidak hanya menyelesaikan tugas tapi juga dapat memfreshkan pikiran. Sehingga keberadaan perpustakaan nantinya merupakan suatu kebutuhan vital bagi mahasiswa.

Continue Reading »

No Comments »

Stand Up Comedy di Perpustakaan Unair

stand-up.jpg

Hari Rabu minggu lalu adalah hari yang penting untuk Stand Up Comedy Unair, karena tepat 1 tahun usia Stand Up Comedy Unair. Dengan dirayakan di Perpustakaan Unair,mereka mencoba untuk tampil didepan mahasiswa Unair. Selain beberapa mahasiswa dari Unair, ada juga komunitas Stand Up Comedy Surabaya yang hadir mengisi acara di perpustakaan. Roadsow ini diadakan dalam rangka menuju satu tahun usia Stand Up Comedy Unair. Sebelumnya mereka juga menghibur mahasiswa di Fakultas kesehatan Masyarakat (FKM) Unair. Mereka juga mengisi acara di beberapa kafe di Surabaya.

Lawakan tunggal atau komedi tunggal (bahasa Inggris: Stand-up comedy, harfiah “komedi berdiri”), adalah salah satu genre profesi melawak yang pelawaknya membawakan lawakannya di atas panggung seorang diri, biasanya di depan pemirsa langsung, dengan cara bermonolog mengenai sesuatu topik. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut pelawak tunggal (bahasa Inggris: stand-up comedian), komik, atau komik berdiri (komik tunggal). wikipedia.org. Continue Reading »

No Comments »

Next »