Hari Blogger Nasional
Didedikasikan untuk memperingati Hari Blogger Nasional ke I.
Mungkin banyak yang lupa, sebagian mungkin memang belum tahu, bahwa hari ini, Senin 27 Oktober 2008 bertepatan dengan Hari Blogger Nasional sebagaimana diumumkan oleh Menkominfo Muhammad Nuh pada Pesta Blogger 2007 yang lalu. Karena itu, sudah wajar kalau kita peringati hari ini sebagai perayaan pertama Hari Blogger Nasional. Bagaimana cara merayakannya? Apakah perlu apel bendera seperti Bapak-bapak PNS itu? Tidak perlu. Itu sudah kuno. Cukup rayakan dengan membuat tulisan apa saja hari ini dan dedikasikan tulisan itu untuk hari yang bersejarah ini. Tulisan ini juga saya dedikasikan untuk merayakan Hari Blogger Nasional.
Motivasi Rekan Anda Untuk Ngeblog
Seperti yang dikatakan Ditjen Depkominfo di TVONE hari ini, jumlah pengguna internet saat ini berjumlah sekitar 30 juta. Sementara jumlah blogger, menurut prediksi beliau, hanya sekitar 300 ribu. Ini artinya masih banyak pengguna internet yang belum tahu manfaat browsing selain hanya untuk download, chatting dan friendster-an.
Dengan kata lain, teknologi informasi belum digunakan maksimal untuk tujuan yang lebih progresif dan memiliki dampak berkelanjutan (sustainable) baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Ngeblog adalah Mentradisikan Budaya Tulis
Kita semua tahu bahwa ngeblog adalah menulis. Dan kita juga tahu bahwa menulis merupakan tradisi intelektual dalam sejarah umat manusia; dari dulu sampai sekarang dan yang akan datang. Kita mengenal beragama ide dan pemikiran semua tokoh-tokoh nasional maupun dunia–yang telah meninggalkan kita maupun yang masih hidup–berkat karya-karya tulis mereka dalam bentuk buku, majalah, koran dan jurnal ilmiah.
Tidakkah kita ingin beragam ide yang ada di benak kita juga diketahui orang lain di seluruh Indonesia dan dunia? Tidakkah kita ingin untuk menyebar dan berbagi pengetahuan dan gagasan yang kita miliki pada orang lain di seluruh Indonesia dan dunia?
Dulu, keinginan semacam itu akan sulit kita lakukan. Terutama mereka yang kurang memiliki rasa percaya diri yang cukup untuk mengirim tulisan-tulisannya ke berbagai media, koran dan majalah; untuk menawarkan karya tulisnya ke penerbit buku.
Sekarang, teknologi membuat langkah kita semakin mudah. Kita tak perlu lagi harus punya rasa PD yang tinggi untuk dapat menulis. Yang kita perlukan cuma dua: kemauan dan koneksi internet. Koneksi internet mudah didapat di warnet atau via HP atau laptop. Jadi yang kita perlukan untuk menjadi penulis pada dasarnya cuma satu: kemauan untuk menulis via blog.
Bayangkan apabila 30 juta pengguna internet di Indonesia juga menulis di blog masing-masing. Bayangkan apabila mereka tidak hanya chatting, main game dan tukeran testimoni. Berapa macam dan ragam ide yang akan muncul setiap harinya dari para penulis (blogger) Indonesia? —- A. Fatih Syuhud —-
Lorem Ipsum is simply dummy text of the typesetting industry.